Thursday, February 3, 2011

bahan kebaya

kalau yang uda sering beli bahan pasti uda hafal bener sama yang namanya jenis jenis bahan. Tapi untuk yang pemula, lumayan juga niy buat peer ^^ soalnya kadang kalau engga ngerti, suka salah beli bahan. Bisa jadi terlalu lemes atau terlalu kaku, bikin gatel, atau jatuhnya ga enak dibadan bahkan ada yang beli bahannya mahal tapi ternyata karena terlalu lemes jadi susah bener dipayetnya

Nah, dibawah ini ada beberapa jenis bahan yang bisa dibuat kebaya, dikutip dari http://lifestyle.okezone.com/read/2010/01/16/29/294758/search.html .Kalau uda ngerti, tinggal cari yang sesuai selera kamu n model kebaya yang mau kamu buat trus jangan sampai malah jadinya keblinger ama tukang jual bahannya yaaa

Brokat
Kain brokat yang glamor ini memang banyak digunakan sebagai bahan kebaya. Brokat terbaik diproduksi oleh negara Prancis, namun sekarang India dan Indonesia pun sudah mampu memproduksi dengan kualitas cukup bagus. Dengan berbagai macam aplikasi,  tambahan yang dapat menyemarakkan kebaya, seperti payet dan beads, makan sekarang kita tak perlu lagi membeli kain brokat yang mahal. Pola-pola brokat masih berkisar pada motif floral dan masih jarang yang menggunakan motif abstrak. Untuk anak muda, sangat disarankan agar berani bereksperimen dengan aneka tekstur baru dan motif abstrak.
Organdi
Organdi memiliki tekstur soft, shiny, tapi bisa menahan bentuknya dan cocok untuk menimbulkan efek volume atau puffy. Tekstur dan warnanya memberi kesan mahal dan cocok untuk busana pesta atau gaun pengantin.
Sutra
Sutra ada dua jenis, yang pertama adalah serat alam dari kepompong. Karena sifatnya yang sangat lembut di kulit, dingin, serap keringat, dan warnanya tahan lama, sutra menjadi pilihan untuk aneka macam busana. Kini pada kain sutra juga sudah banyak diaplikasikan corak batik tradisional.
Sifon
Sifon adalah bahan yang sangat lembut, halus, transparan, dan jatuh mengikuti bentuk badan. Karena sifatnya yang mengikuti bentuk tubuh, kain ini tidak disarankan untuk digunakan oleh orang yang berbadan gemuk. Kain ini juga sangat cocok untuk digunakan sebagai selendang, veil,  atau pelengkap kebaya lainnya.
Tule
Dulu kain ini hanya dipakai oleh pengatin atau penari balet, namun kini kain ini sudah sering digunakan sebagai kombinasi untuk busana yang lebih modern. Misalnya, untuk aksen di bagian leher, pergelangan tangan, dan ujung-ujung baju. Biasanya aksen dilakukan dengan cara mengerutkan kain agar menumpuk di satu area.
Kain tenun atau sarung
Indonesia sangat kaya dengan macam kain tenun dari berbagai daerah, seperti kain tapis Lampung, songket dari Palembang, ulos dari Batak, dan sebagainya. Masing-masing jenis kain memiliki keunikan tersendiri. Memadukan kebaya dengan aneka jenis kain akan membuat penampilan kita anggun, etnik, dan menarik. 


^^ happy hunting girls^^

2 comments:

  1. Mbak..keren banget blognya! Tips-tipsnya oke punya. Aku suka banget postingan yang kebaya lengan pendek untuk wisuda. Aku lagi pengen buat yang kayak gitu biar ga panas..hehehe :D Tapi ga masalah ya kalo lengannya ga keliatan dari toga? (T_T)

    ReplyDelete
  2. makasi uda mengunjungi blog ini. kebaya lengan pendek gapapa buat wisuda, soalnya walaupun panjang, bagian tangan juga ga gitu kliatan dan nanti juga pas foto foto biasanya toganya uda kebuka buka..ehehehhe...atau kalau mau ademan, bagian tangannya tetep panjang tp bentuk bell ^^ oia nti ada bbrp koleksi baru lagi kok..diliat yaaa...tq^^

    ReplyDelete